menggantung 5 cm…

Pernahkah terpikir untuk melakukan perjalanan yang spontan bersama para sahabat dekat?
Jika tidak pernah, mungkin setelah membaca buku ini kamu akan mulai berandai-andai melakukan perjalanan yang sama seperti halnya kelima tokoh utama dalam buku ini.

Arial, Genta, Riana, Zafran dan Ian merupakan kelima tokoh yang berteman sejak mereka masih memakai seragam putih abu-abu. Masa-masa muda mereka kenang sebagai hal yang manis dalam hidup. Walaupun mereka sudah tidak muda lagi, mereka masih sering bertemu dan pada akhirnya, merasa jenuh. Kejenuhan secara ajaib memaksa mereka untuk menyadari bahwa hidup mereka bukan hanya sebatas berlima saja. Akhirnya, kejenuhan mendorong mereka untuk berpisah selama 3 bulan. Waktu itu harus mereka gunakan untuk membenahi kehidupan mereka masing-masing. Arial memanfaatkan waktunya untuk mencari cinta, Genta, Zafran dan Riana berusaha fokus pada pekerjaan mereka, sedangkan Ian melanjutkan kembali skripsinya yang sudah mulai kadaluwarsa.

Cerita utama buku ini adalah saat-saat pertemuan kembali. Setelah 3 bulan berlalu, Genta mengumpulkan para sahabatnya di Stasiun Senen dengan sejumlah peralatan. Genta ingin membawa sahabat-sahabatnya mendaki gunung Semeru untuk merayakan pertemuan mereka sekaligus merayakan kemerdekaan negerinya tepat pada tanggal 17 Agustus. Perjalanan ini membawa sejumlah arti dalam hidup mereka. Menjadi sebuah titik balik hidup mereka.

Buku ini penuh inspirasi. beberapa hal dalam buku ini akan menggelitik kita. memaksa kita memikirkan kembali kehidupan kita sendiri. gak percaya??coba aja baca sendiri….and see for yourself….

Taruh mimpi-mimpi kamu, cita-cita kamu, keyakinan kamu,
apa yg kamu mau kejar…
Kamu taruh di sini… jangan menempel di kening.
Biarkan…
dia…
menggantung…
mengambang…
5 centimeter…
di depan kening kamu…
Jadi dia nggak akan pernah lepas dari mata kamu.
Dan kamu bawa mimpi dan keyakinan kamu itu setiap hari,
kamu lihat setiap hari, dan percaya bahwa kamu bisa.
Apa pun hambatannya, bilang sama diri kamu sendiri,
kalo kamu percaya sama keinginan itu dan kamu NGGAK BISA menyerah.
Bahwa kamu akan berdiri lagi setiap kamu jatuh,
bahwa kamu akan mengejarnya sampai dapat, apa pun itu,
segala keinginan, mimpi, cita-cita, keyakinan diri…
Biarkan keyakinan kamu, 5 centimeter menggantung mengambang di depan kening kamu.
Dan…
sehabis itu yang kamu perlu…
Cuma kaki yang akan berjalan lebih jauh dari biasanya,
tangan yang akan berbuat lebih banyak dari biasanya,
mata yang akan menatap lebih lama dari biasanya,
lapisan tekad yg seribu kali lebih keras dari baja…
Dan hati yang akan bekerja lebih keras dari biasanya…
Serta mulut yang akan selalu berdoa…

(quoted from 5cm: Donny Dhirgantoro)

Penulis/Author: Donny Dhirgantoro
Penerbit/Publisher: Grasindo
Cetakan/Edition: 2005
Kategori/Category: Fiksi
ISBN: 979-759-151-4

~ by kharizmi on December 16, 2007.

One Response to “menggantung 5 cm…”

  1. iya buku ini bagus loh…
    pada halaman-halaman awal saya sebal karena terlalu banyak quotes yang mau disisipkan penulis. ga penting..ga nyambung…over!!!
    tapi dilanjut-lanjut menarik juga…karena quotes tadi mulai berkurang. sampai akhirnya menangis bombay di bab akhir..hiks..hiks..terharu saya…
    ayo dibaca..mumpung libur panjang!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: